Unit Syariah : Latar Belakang


Wacana untuk mendirikan Unit Usaha Syariah BPD Kaltim telah berkembang  sejak dikeluarkannya UU no. 10 Tahun 1998 yang memberikan kesempatan bagi bank konvensional untuk mendirikan unit usaha syariahl, yang kemudian wacana tersebut semakin kuat dengan adanya Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) tentang Bunga Bank Tahun 2003 dan  dikeluarkannya PBI No.8/3/PBI/2006 yang memungkinkan membuka layanan syariah di kantor cabang konvensional.

BPD Kaltim Syariah secara resmi memulai operasinya pada tanggal 27  Desember 2006 berdasarkan surat izin Bank Indonesia No.8/7/DS/Smr.  Pendirian unit usaha syariah merupakan cita-cita yang sudah lama dicanangkan oleh segenap jajaran BPD Kaltim. Setelah kurang lebih satu bulan soft opening, maka pada tanggal 30 Januari 2007 digelar acara
Grand Opening BPD Kaltim Syariah yang secara resmi memperkenalkan kehadiran BPD Kaltim Syariah kepada masyarakat luas.

BPD Kaltim Syariah dengan motto “ Solusi Membawa Berkah” berkantor di jalan Achmad Yani nomor 31, menempati bangunan ruko berlantai 3 yang didesain dengan perpaduan warna hijau dan krem. Saat ini BPD Kaltim Syariah diperkuat oleh 21 personel. 10 orang di Unit Usaha Syariah dan 11 orang di kantor cabang Syariah Samarinda.

Kehadiran BPD Kaltim Syariah diharapkan mampu memacu pertumbuhan ekonomi serta menggerakkan sektor riil sehingga kehadirannya dapat membawa kesejahteraan dan kemakmuran bagi seluruh warga Kalimantan Timur pada umumnya.



<<Kembali